Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

[Pemberitahuan] Maaf, saya sudah pindah blog

leave a comment »

Pemberitahuan ini khusus kepada para pembaca blog codenamezero.wordpress.com,

Untuk waktu-waktu yang akan datang saya tidak akan menerbitkan artikel di blog ini lagi, karena saya sudah punya blog premium pribadi di maduraya.com.

Saya hanya ingin mandiri, sedikit demi sedikit tanpa harus bergantung kepada penyedia blog gratis seperti wordpress.com.

Dan sekedar informasi, semua artikel di blog ini bisa Anda copy-paste (disalin dan disebarluaskan). Namun, untuk beberapa artikel dengan kategori berikut ini bukanlah milik saya, melainkan disadur dari media.isnet.org, sebab itu sebaiknya cantumkanlah alamat situsnya jika Anda ingin menyadurnya. Artikel tersebut ada di kategori:

Salam, dan Terima kasih

Mohammad Ali Hasan Amiruddin

Written by Amir

6 Desember, 2012 at 05:30

Referensi Lengkap Bagi Mereka yang Ingin Memperbaiki Diri

leave a comment »

Dalam kehidupan yang penuh lika-liku ini, kita pasti tidak akan lepas dari kegelisahan dan permasalahan. Semua hal tersebut menuntut kesabaran perasaan kita. Dan karena seringnya terjadi hal tersebut dalam hidup kita, kadang kita merasa -hendak- berputus asa atau menyerah dan pasrah pada suratan takdir (yang tidak kita inginkan). Tahukah Anda bahwa satu-satunya orang yang paling bertanggung jawab atas keadaan diri Anda adalah diri Anda sendiri?! Sebab itu Anda harus sebisa mungkin menghilangkan “pemikiran” putus asa dari angan-angan Anda dalam menghadapi kehidupan ini. Karena bukan hanya Anda saja yang mengalami keadaan seperti itu dalam hidup ini. Hal yang seperti ini hampir dialami oleh setiap manusia yang hidup di muka bumi ini, bahkan para Nabi terdahulu juga mengalami hal yang seperti itu (yakni dilanda berbagai permasalahan dan bahkan hampir putus asa).

Jadi sebenarnya, permasalahan itu merupakan hal yang biasa dalam hidup ini. Ia ibarat angin yang menerpa tubuh kita dalam keadaan kita sehari-sehari. Ia (angin) bisa membuat kita sejuk, demam, bahkan kematian (seperti badai, topan, dll). Nah, begitu juga dengan permasalahan, ia bisa membuat kehidupan Anda lebih baik atau lebih buruk, tergantung bagaimana Anda menghadapinya. Sejarah orang-orang sukses terdahulu telah menyebutkan bahwa, pada awal-awal kehidupan mereka telah banyak dilanda oleh masalah.

Dan sebenarnya, bagaimana cara untuk menghadapi berbagai permasalahan dalam hidup ini?

Kuncinya bukan terletak pada jenis permasalahannya, melainkan terletak pada kesiapan diri Anda dalam menghadapi permasalahan!

Jadi, yang perlu ditindak-lanjuti –secara tidak langsung– bukanlah permasalahannya, melainkan diri Anda sendiri! Di sinilah pentingnya untuk memperbaiki diri sendiri. Ketika Anda telah mampu memperbaiki diri sendiri maka, Anda juga akan mampu menghadapi segala permasalahan yang ada dengan sendirinya. Dan hal ini telah dicontohkan dalam kehidupan para Nabi. Para Nabi ditempa (dididik) melalui perantaraan wahyu agar memperoleh ketegaran dalam menjalani hidup yang penuh resiko dan tanggung jawab (yang biasa kita sebut dengan masalah) .

Sebab dari itu, artikel ini bukan bermaksud agar Anda tidak punya masalah, melainkan agar Anda bisa menghadapi berbagai masalah –apapun bentuknya– melalui perbaikan diri.😀 (karena sebenarnya, kehidupan ini adalah ladang masalah)

Dan saya sendiri sebenarnya juga merupakan orang yang banyak masalah …:mrgreen:, namun tetap saya usahakan untuk menghadapinya dengan sebaik mungkin (melalui perbaikan diri saya sendiri). Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

22 November, 2012 at 07:27

Teknik Mengetahui Kebenaran Suatu Agama

with one comment

Manusia dalam memahami suatu kebenaran selalu menganut sistem “ilmiah” alias bukti nyata yang bisa dinalar dengan logika. Begitu pun juga dengan Agama. Agama merupakan suatu kebenaran yang besar dan “sangat” ilmiah.

Namun demikian, keberadaan Agama dalam kehidupan ini tidak jauh berbeda dengan keberadaan hal-hal yang lainnya. Yakni, setiap hal pasti ada tiruannya. Seperti suku cadang sepeda motor, ada yang asli (genuine) dan ada juga yang palsu. Dan konsumen harus bisa membedakannya, karena kedua barang tersebut bukanlah hal yang sama -meski serupa (dalam hal bentuk, fungsi, dll).

Begitu juga dengan hal Agama, ada banyak sekali Agama dalam hidup ini, dan -Anda setuju atau tidak- yang ASLI hanya satu.

Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

5 November, 2012 at 09:13

I’m back!

leave a comment »

I'm back!

Hai, apa kabar semua?

Lama sekali sudah saya tidak mengurusi blog ini, karena alasan klasik, tak punya komputer sendiri. Belum lagi ditambah dengan alasan-alasan lain sehubungan dengan pekerjaan saya.

Namun sekarang, saya punya komputer sendiri…

Oh ya, ada 2 artikel yang saya janjikan dan belum saya terbitkan (padahal sudah sekitar 2 tahun lebih lho! :mrgreen:).  Tapi jangan khawatir, 2 artikel tersebut akan segera saya terbitkan insya Allah beberapa hari lagi (kalau gak beberapa minggu :?:). Karena terus terang artikelnya juga belum saya karang.

Ok, semoga pemberitahuan ini membuat lega bagi meraka -para pembaca- yang menantikan kedua artikel saya tersebut. Saya hanya ingin berusaha menepati janji sebisa mungkin.

 

anyway,

Terima kasih atas kunjungannya.

 

Jika engkau mempermudah urusan orang lain, maka urusanmu juga akan dipermudah.

Regard,

 

Mohammad Ali Hasan Amiruddin

Written by Amir

1 November, 2012 at 20:41

Ditulis dalam Artikel Lainnya

Dosa dan Penyelesaiannya

leave a comment »

Sudah menjadi tabiat manusia bahwa ia seringkali berlumuran dengan dosa. Dan dosa merupakan pangkal dari segala macam takdir buruk yang menimpa seseorang. Sebenarnya dosa bukanlah beban perasaan yang permanen sebagaimana telah seringkali dianggap oleh kebanyakan orang dengan ungkapan, “terlanjur basah yang sudah mandi sekali”. Tidak, dan tidak demikian! Dosa sebenarnya bisa diselesaikan (dihapus) dengan cara mudah… bagi mereka yang serius. Untuk apa? Tentu saja untuk “menghindari” konsekuensi (baca: takdir) buruk yang harus menimpa orang yang bersangkutan (dari hasil “vonis” terhadap dosa-dosanya).

Dan melalui artikel ini, semoga kita semua bisa malas berbuat dosa.🙂
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

6 Agustus, 2010 at 13:39

Konsep Ketuhanan

leave a comment »

Tuhan adalah Eternal (pusat segalanya). Dia adalah pencipta segala sesuatu, termasuk juga waktu, rasa, dan segala hukum (ketetapan/keadaan) yang ada di alam semesta ini. Setiap hal berlaku atas kehendak-Nya. Sebab itulah Dia disebut sebagai Maha Pencipta, dan Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Masalahnya sekarang adalah, apakah eksistensi (keberadaan) Tuhan itu bisa dinalar dengan logika? Dengan kata lain, apakah Tuhan itu benar-benar ada? Jika ada, apakah jumlahnya lebih dari 1?
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

6 Agustus, 2010 at 12:58

Konsep Kehidupan Akhirat

with 2 comments

Kehidupan akhirat sudah cukup sering disinggung pada artikel-artikel sebelumnya. Dan artikel ini hanyalah penegasan agar seseorang memiliki perbandingan logika yang kuat dan benar dalam memahami suatu “bentuk” atau “versi” kehidupan lain yang abadi tersebut, yakni kehidupan akhirat.

Kehidupan akhirat adalah kehidupan yang nyata, seperti kehidupan kita di dunia ini, namun lebih sempurna. Ia merupakan versi kehidupan yang lebih stabil (baca: lebih baik) daripada kehidupan dunia. Namun demikian, keberadaan atau pengetahuan tentang kehidupan akhirat yang merupakan perkara yang masih “ghaib” (tersembunyi) telah menjadikan kebanyakan manusia ingkar (baca: tidak percaya) akan keberadaannya. Dengan kata lain, kebanyakan manusia tidak percaya bahwa kehidupan akhirat itu ada. Kebanyakan mereka menganggap bahwa kehidupan akhirat itu hanyalah sebuah dongeng, cerita fiksi, anekdot atau bahkan Hoax (kekonyolan).
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

6 Juni, 2010 at 21:08

Klarifikasi Musibah Berdasarkan Asal-Usulnya

leave a comment »

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang rawan dari penderitaan. Manusia tak akan pernah bisa merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam kehidupan yang sempit ini. Mengapa demikian? Tentu saja, karena selalu ada saja hal-hal yang tidak menyenangkan yang menghampiri keadaan/suasana kehidupan seseorang. Keadaan yang tidak menyenangkan tersebut, layaknya disebut dengan Musibah (ujian: cobaan hidup).

Dan musibah tidak harus selalu besar (berarti). Ada banyak musibah yang kecil, seperti terpeleset, tertusuk diri, tidak lulus ujian, dll. bahkan digigit nyamuk adalah suatu musibah. Nah, bagaimana kalau digigit anjing? Hmmm., sepertinya itu adalah musibah yang besar, karena yang bersangkutan bisa menderita penyakit “rabies” atau bahkan kematian.

Jelasnya adalah, musibah adalah segala hal yang menuntut kesabaran hati. Itulah pengertian musibah. Musibah juga memiliki makna tersendiri, tapi kebanyakan manusia tidak memahaminya. Kepandaian dalam menafsirkan “makna” suatu musibah adalah mutlak diperlukan bagi setiap orang yang ingin memperbaiki “sistematika” kehidupannya.
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

12 Mei, 2010 at 21:42

Bagaimana Mengunyah Perkataan yang “Tidak Enak”?

leave a comment »

Hal yang juga paling menantang dalam kehidupan seseorang adalah ketika ia harus berhadapan dengan perkataan yang “Tidak Enak”, yakni yang menyakitkan hati, memilukan, dan menyebalkan.

Secara definisi, perkataan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mengindikasikan (menyatakan) suatu isyarat, baik melalui suara, tulisan, simbol, sandi (kode), dll. Dengan kata lain, perkataan merupakan segala bentuk komunikasi, baik yang formal (umum) ataupun non-formal (tidak umum).

Perkataan menganut aturan-aturan yang jelas melalui unsur-unsur tata bahasa. Dan klarifikasi (pembagian) bahasa tersebut terbagi dalam dua jenis, yakni bahasa yang baik dan bahasa yang buruk. Dari sinilah nilai suatu perkataan ditentukan. Dan pengertian “Bahasa” di sini bukan hanya bahasa manusia, tapi segala macam bahasa.

Selain itu, perkataan tidak hanya dikenal dalam kehidupan manusia, dunia hewan juga mengenal perkataan. Dan antara manusia dan hewan juga ada transmisi (komunikasi) perkataan. Lihatlah ketika seekor harimau melompati sebuah “lingkaran api” dalam sebuah atraksi sirkus setelah pelatihnya memberikan perkataan (yakni, aba-aba) kepadanya. Kemudian, selain itu, dunia komputer pun juga mengenal perkataan. Istilah perkataan dalam dunia komputer lebih dikenal dengan istilah programming (pemrograman). Dan alur-alur bahasa pemrograman (baca: perkataan) dalam dunia komputer sering disebut dengan script atau code. Misal, jika Anda mengetikkan script (tulisan) http://www.codenamezero.wordpress.com pada address bar browser Anda (misal Internet Explorer, Opera, FireFox, dll). Script tersebut mengindikasikan (menandakan) bahwa Anda sedang berkata kepada komputer Anda untuk mengunjungi halaman website yang sedang Anda lihat ini. Atau dengan cara lain, misalnya meng-klik linknya, maka Anda telah berkata kepada komputer Anda dengan maksud yang sama.

Jadi definisi “perkataan” sebenarnya sangat luas. Bahkan bunyi dering handphone Anda ketika ada panggilan atau SMS masuk, menandakan bahwa sebenarnya handphone Anda tersebut sedang berkata-kata kepada Anda yang artinya, “Aku ingin bicara empat mata denganmu, sekarang!” Atau tentang simbol-simbol alam di sekitar Anda, misal saat angin sepoi-sepoi berhembus menerpa tubuh Anda, bisa saja itu ditafsirkan sebagai suatu perkataan yang artinya, “oh, sayang.” atau bisa jadi, “oh, kasihan.”😯 Atau juga tentang kicauan burung yang merupakan perkataan (baca: bait-bait puisi) yang seringkali tidak dimengerti oleh kebanyakan orang.😕

Bagaimana dengan “angin topan” atau “kobaran api” yang memusnahkan pemukiman penduduk, apakah itu juga perkataan?😯 Itu adalah perkataan yang sangat mengerikan yang mungkin saja artinya, “Aku muak dengan keberadaan kalian di sini!”😯 Sebab itu, berhati-hatilah dengan angin, dan jangan suka bermain api!😕

Sehingga, definisi “perkataan” yang sebenarnya adalah segala bentuk komunikasi, baik bisa dipahami ataupun tidak. Dan pemahaman ini menuntut suatu pengetahuan (metodologi) tersendiri. Misal, Anda tidak akan bisa memahami perkataan orang jepang kalau Anda tidak punya pengetahuan (baca: ilmu) tentang bahasa Jepang. Anda tidak akan bisa memahami perkataan orang bisu kalau Anda tidak punya pengetahuan tentang arti (baca: maksud) simbol-simbol gerakan-gerakan anggota badan (dalam aturan tata bahasa orang bisu). Anda juga tidak akan bisa memahami perkataan alam, kalau Anda tidak punya pengetahuan tentang ilmu Geofisika. Dan bahkan, Anda tidak akan bisa memahami perkataan al-Qur’an jika Anda tidak mempelajarinya (baik dengan cara mendengar ceramah, atau membaca kitab terjemahan) dan memikirkannya (merenunginya) maknanya. Karena sebenarnya Allah juga memberikan perkataan (baca: berfirman) kepada manusia, tapi kebanyakan manusia tidak tahu (yakni, karena tidak belajar atau karena tidak mau tahu).

Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan kepada seluruh umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada tahu. (QS. Saba’: 28)

Padahal, Allah telah mempermudah perkataan (bahasa) al-Qur’an agar manusia bisa mengambil pelajaran darinya.

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS. al-Qamar: 17)

Tapi kebanyakan manusia mengabaikannya (tidak memikirkan, mempelajari atau merenungkannya).

Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari ayat (tanda-tanda) kekuasaan-Ku. Jika mereka melihat tiap-tiap ayat (Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai (cuek) terhadapnya. (QS. Al-Maidah: 146)

Dan manusia memang lebih suka berpaling dari kebenaran.

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya). (QS. Al-Isra’: 89)

Okay,
Itulah selayang pandang tentang definisi perkataan yang sesungguhnya. Namun, artikel ini hanya akan mengulas satu macam perkataan manusia yang sangat umum dan paling merusak perasaan (hati). Yakni tentang perkataan manusia yang tidak enak, yang memiliki berbagai macam bentuk (misal: cacian, penghinaan, ejekan, sindiran bermakna negatif, dll). Karena pada dasarnya, setiap orang bisa menikmati “perkataan yang tidak enak”. kalau saja ia tahu resep-nya.😀
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

29 April, 2010 at 19:54

Rahasia Patah Hati

with 8 comments

Artikel ringan khusus untuk menghibur mereka yang sedang mengalami patah hati.

Polemik internasional yang sering melanda dunia percintaan anak muda saat ini adalah masalah patah hati. Sebab itu, agar kita benar-benar paham tentang apa itu sebenarnya patah hati, maka kita perlu menganalisanya secara detil.

Patah hati berasal kata patah dan hati. Kata “patah” adalah kata sifat (adjective) yang berarti rusak (kacau) atau keadaan yang tidak sebagaimana mestinya (tidak normal). Contoh, Ranting pohon itu telah patah. Yang berarti, ranting pohon itu telah rusak. Sedangkan kata “hati” adalah kata benda (noun) yang berarti perasaan. Contoh, Orang itu suka makan Hati. Yang berarti, orang itu suka makan perasaan orang lain (baca: suka membuat sedih perasaan orang).

Sehingga patah hati merupakan frase (gabungan kata) tidak setara karena disusun oleh dua kata yang berlainan, yakni kata sifat dan kata benda. Dan patah hati bisa diartikan dengan suatu keadaan perasaan yang rusak (kacau) atau tidak sebagaimana mestinya.

😕 Yach…, semua orang sudah tau itu! please deh, ini ‘kan bukan pelajaran Bhs. Indonesia!

Intermezzo (basa-basi) sedikit kan gak apa-apa.➡
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

23 April, 2010 at 14:13