Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

Posts Tagged ‘kesempatan

MENJEMUR BAJU

leave a comment »

Nasrudin sedang mengembara cukup jauh ketika ia sampai di sebuah kampung yang sangat kekurangan

air. Menyambut Nasrudin, beberapa penduduk mengeluh, Baca entri selengkapnya »

Iklan

Hidangan untuk Baju (1)

leave a comment »

Nasrudin menghadiri sebuah pesta. Tetapi karena hanya memakai pakaian yang tua dan jelek, tidak

ada seorang pun yang menyambutnya. Dengan kecewa Nasrudin pulang kembali. Baca entri selengkapnya »

Bahasa Kurdi

leave a comment »

Tetangga Nasrudin ingin belajar bahasa Kurdi. Maka ia minta diajari Nasrudin. Sebetulnya Nasrudin

juga belum bisa bahasa Kurdi selain beberapa patah kata. Tapi karena tetangganya memaksa, ia pun

akhirnya bersedia. Baca entri selengkapnya »

RELATIVITAS KEJU

with one comment

Setelah bepergian jauh, Nasrudin tiba kembali di rumah. Istrinya menyambut dengan gembira,

“Aku punya sepotong keju untukmu,” Baca entri selengkapnya »

SI LUMPUH DAN SI BUTA

leave a comment »

Pada suatu hari seorang lumpuh pergi ke sebuah warung dan duduk disamping seseorang yang sudah sejak tadi disana. “Saya tidak bisa datang ke pesta Sultan,” keluhnya, karena kakiku yang lumpuh sebelah ini aku tak bisa berjalan cepat.” Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

2 Januari, 2010 at 06:07

AHLI BAHASA DAN DARWIS

leave a comment »

Pada suatu malam kelam seorang darwis berjalan melewati sebuah sumur kering ketika ia mendengar jerit minta tolong dari dasar sumur itu. “Ada apa?”
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

2 Januari, 2010 at 06:06

KATA PENGANTAR

Ketahuilah, bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main atau sembarangan. Ia diciptakan dengan sebaik-baiknya dan demi suatu tujuan agung. Meskipun bukan merupakan bagian Yang Kekal, ia hidup selamanya; meski jasadnya rapuh dan membumi, ruhnya mulia dan bersifat ketuhanan. Ketika, dalam tempaan hidup zuhud, ia tersucikan dari nafsu jasmaniah, ia mencapai tingkat tertinggi; dan sebaliknya, dari menjadi budak nafsu angkara, ia memiliki sifat-sifat malaikat. Dengan mencapai tingkat ini, ia temukan surganya di dalam perenungan tentang Keindahan Abadi, dan tak lagi pada kenikmatan-kenikmatan badani. Kimia ruhaniah yang menghasilkan perubahan ini dalam dirinya, seperti kimia yang mengubah logam rendah menjadi emas, tak bisa dengan mudah ditemukan. Untuk menjelaskan kimia dan metode operasinya itulah maka pengarang menyusun karya yang diberi judul Kimia Kebahagiaan ini.
Baca entri selengkapnya »

BAB 1: PENGETAHUAN TENTANG DIRI

Pengetahuan tentang diri adalah kunci pengetahuan tentang Tuhan, sesuai dengan Hadits: “Dia yang mengetahui dirinya sendiri, akan mengetahui Tuhan,” dan sebagaimana yang tertulis di dalam al-Qur’an: “Akan Kami tunjukkan ayat-ayat Kami di dunia ini dan di dalam diri mereka, agar kebenaran tampak bagi mereka.” Nah, tidak ada yang lebih dekat kepada anda kecuali diri anda sendiri. Jika anda tidak mengetahui diri anda sendiri, bagaimana anda bisa mengetahui segala sesuatu yang lain. Jika anda berkata” “Saya mengetahui diri saya”- yang berarti bentuk luar anda; badan, muka dan anggota-anggota badan lainnya – pengetahuan seperti itu tidak akan pernah bisa menjadi kunci pengetahuan tentang Tuhan. Demikian pula halnya jika pengetahuan anda hanyalah sekedar bahwa kalau lapar anda makan, dan kalau marah anda menyerang seseorang; akankah anda dapatkan kemajuan-kemajuan lebih lanjut di dalam lintasan ini, mengingat bahwa dalam hal ini hewanlah kawan anda?
Baca entri selengkapnya »

BAB 2: PENGETAHUAN TENTANG TUHAN

Sebuah hadits Nabi (SAW) yang terkenal berbunyi “Dia yang mengenal dirinya, mengenal Allah.” Artinya, dengan merenungkan wujud dan sifat-sifatnya, manusia sampai pada sebagian pengetahuan tentang Tuhan. Tetapi karena banyak orang yang merenungkan dirinya tidak juga menemui Tuhan, berarti bahwa tentulah ada cara-cara tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Kenyataannya, ada dua metode untuk bisa sampai pada pengetahuan ini. Salah satu di antaranya sedemikian musykil sehingga tidak bisa dicerna dengan kecerdasan biasa dan karenanya lebih baik tidak dijelaskan.
Baca entri selengkapnya »

BAB 3: PENGETAHUAN TENTANG DUNIA

Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yang disinggahi oleh para musafir di tengah perjalannya ke tempat lain. Di sinilah mereka membekali diri dengan berbagai perbekalan untuk perjalanan itu. Jelasnya, di sini manusia dengan menggunakan indera-indera jasmaniahnya, memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya-karya Allah serta, melalui karya-karya tersebut, tentang Allah sendiri. Suatu pandangan tentang-Nya akan menentukan kebahagiaan masa-depannya. Untuk memperoleh pengetahuan inilah ruh manusia diturunkan ke alam air dan lempung (tanah) ini. Baca entri selengkapnya »