Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

Posts Tagged ‘dosa

Dosa dan Penyelesaiannya

leave a comment »

Sudah menjadi tabiat manusia bahwa ia seringkali berlumuran dengan dosa. Dan dosa merupakan pangkal dari segala macam takdir buruk yang menimpa seseorang. Sebenarnya dosa bukanlah beban perasaan yang permanen sebagaimana telah seringkali dianggap oleh kebanyakan orang dengan ungkapan, “terlanjur basah yang sudah mandi sekali”. Tidak, dan tidak demikian! Dosa sebenarnya bisa diselesaikan (dihapus) dengan cara mudah… bagi mereka yang serius. Untuk apa? Tentu saja untuk “menghindari” konsekuensi (baca: takdir) buruk yang harus menimpa orang yang bersangkutan (dari hasil “vonis” terhadap dosa-dosanya).

Dan melalui artikel ini, semoga kita semua bisa malas berbuat dosa. 🙂
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by Amir

6 Agustus, 2010 at 13:39

Hati yang Berkarat

leave a comment »

Sumber rangkuman: Zikir Cahaya Kehidupan (Ibnul Qayyim al-Jauziyah), Gema Insani [hal. 41]


Tidak diragukan lagi bahwa hati itu berkarat sebagaimana tembaga, perak, dan lainnya. Untuk menghindarinya adalah dengan berdzikir. Karena dzikir dapat membersihkan karat tersebut hingga seperti cermin yang bersih dan putih (cemerlang). Jika dibiarkan begitu saja, hati akan berkarat. Namun, jika diajak berdzikir, ia akan selamat dari keadaan tersebut.

Berkaratnya hati karena dua sebab, yakni karena lalai dan dosa. Selamatnya hati karena dua perkara juga, yakni dengan istighfar dan dzikir.
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

22 April, 2010 at 11:07

Ditulis dalam Ibadah

Tagged with , , , , , , ,

Bagaimana Menyadarkan Diri Kita Agar Mau Bertaubat?

with 6 comments

Mengingat pentingnya taubat. Maka pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan poin penting yang dapat mempengaruhi seseorang agar ia mau bertaubat.

Seseorang yang berbuat dosa bisa saja malas untuk melakukan taubat.
Apakah sebabnya dia malas untuk melakukan taubat?
Apakah karena dia sibuk tentang pekerjaannya, sekolahnya, kuliahnya? Atau ia masih sibuk karena harus mengerjakan dosa-dosa lain? Atau karena ia menganggap bahwa jumlah dosanya masih tanggung dan ingin bertaubat nanti sekalian kalau dosanya sudah sangat besar?
Atau mereka tidak ingin melakukan taubat karena belum membaca artikel ini? 🙂
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

15 Februari, 2010 at 17:22

[Taubat Itu Perlu]: Apa Manfaatnya? Dan Bagaimana Cara Bertaubat yang Baik?

with 14 comments

Setelah saya memposting beberapa artikel tentang dosa, sepertinya kurang lengkap jika saya tak menambahkan resep spesial penawarnya, yakni Taubat Itu Perlu. Taubat bisa diartikan sebagai kesadaran, penyesalan, dan usaha yang sungguh-sungguh agar kenyataan buruk (kesalahan) yang dialami tidak terulang kembali. Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

2 Februari, 2010 at 16:59

Mekanisme Terbentuknya Dosa

with 3 comments

Mari bicara lagi tentang dosa. Mengingat saya sebagai orang yang penuh dosa… dan tentu saja, saya bukan satu-satunya orang berdosa yang masih menghirup udara bebas di planet kelahiran kakek saya ini (???). Dan karena orang tua saya sudah bersusah payah menyekolahkan saya, tentu saja saya -sedikit ataupun banyak- telah memiliki nalar dalam mencari penyebab suatu perbuatan yang menyebalkan, semisal dosa (kesalahan). Jadi, sangat disayangkan jika seseorang malah bertambah bodoh setelah orang tuanya menyekolahkannya. Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

31 Januari, 2010 at 10:29

Ditulis dalam Renungan

Tagged with , , , , , , , ,

Efek Samping Dosa (2)

leave a comment »

Pada postingan saya yang kemarin pagi, saya utarakan beberapa efek samping (dampak buruk) dari dosa, namun tanpa satu dalil pun. Sebab itu, di postingan -lanjutan- ini saya akan tuliskan dua buah dalil yang sangat jelas tentang dampak yang ditimbulkan dari dosa. Dan dalil ini diambil dari al-Qur’an dan ada juga yang diambil dari Hadits:

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka itu disebabkan oleh perbuatanmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30) Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

9 Januari, 2010 at 05:57

Ditulis dalam Renungan

Tagged with , , , , , ,

KATA PENGANTAR

Ketahuilah, bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main atau sembarangan. Ia diciptakan dengan sebaik-baiknya dan demi suatu tujuan agung. Meskipun bukan merupakan bagian Yang Kekal, ia hidup selamanya; meski jasadnya rapuh dan membumi, ruhnya mulia dan bersifat ketuhanan. Ketika, dalam tempaan hidup zuhud, ia tersucikan dari nafsu jasmaniah, ia mencapai tingkat tertinggi; dan sebaliknya, dari menjadi budak nafsu angkara, ia memiliki sifat-sifat malaikat. Dengan mencapai tingkat ini, ia temukan surganya di dalam perenungan tentang Keindahan Abadi, dan tak lagi pada kenikmatan-kenikmatan badani. Kimia ruhaniah yang menghasilkan perubahan ini dalam dirinya, seperti kimia yang mengubah logam rendah menjadi emas, tak bisa dengan mudah ditemukan. Untuk menjelaskan kimia dan metode operasinya itulah maka pengarang menyusun karya yang diberi judul Kimia Kebahagiaan ini.
Baca entri selengkapnya »

BAB 1: PENGETAHUAN TENTANG DIRI

Pengetahuan tentang diri adalah kunci pengetahuan tentang Tuhan, sesuai dengan Hadits: “Dia yang mengetahui dirinya sendiri, akan mengetahui Tuhan,” dan sebagaimana yang tertulis di dalam al-Qur’an: “Akan Kami tunjukkan ayat-ayat Kami di dunia ini dan di dalam diri mereka, agar kebenaran tampak bagi mereka.” Nah, tidak ada yang lebih dekat kepada anda kecuali diri anda sendiri. Jika anda tidak mengetahui diri anda sendiri, bagaimana anda bisa mengetahui segala sesuatu yang lain. Jika anda berkata” “Saya mengetahui diri saya”- yang berarti bentuk luar anda; badan, muka dan anggota-anggota badan lainnya – pengetahuan seperti itu tidak akan pernah bisa menjadi kunci pengetahuan tentang Tuhan. Demikian pula halnya jika pengetahuan anda hanyalah sekedar bahwa kalau lapar anda makan, dan kalau marah anda menyerang seseorang; akankah anda dapatkan kemajuan-kemajuan lebih lanjut di dalam lintasan ini, mengingat bahwa dalam hal ini hewanlah kawan anda?
Baca entri selengkapnya »

BAB 2: PENGETAHUAN TENTANG TUHAN

Sebuah hadits Nabi (SAW) yang terkenal berbunyi “Dia yang mengenal dirinya, mengenal Allah.” Artinya, dengan merenungkan wujud dan sifat-sifatnya, manusia sampai pada sebagian pengetahuan tentang Tuhan. Tetapi karena banyak orang yang merenungkan dirinya tidak juga menemui Tuhan, berarti bahwa tentulah ada cara-cara tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Kenyataannya, ada dua metode untuk bisa sampai pada pengetahuan ini. Salah satu di antaranya sedemikian musykil sehingga tidak bisa dicerna dengan kecerdasan biasa dan karenanya lebih baik tidak dijelaskan.
Baca entri selengkapnya »

BAB 3: PENGETAHUAN TENTANG DUNIA

Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yang disinggahi oleh para musafir di tengah perjalannya ke tempat lain. Di sinilah mereka membekali diri dengan berbagai perbekalan untuk perjalanan itu. Jelasnya, di sini manusia dengan menggunakan indera-indera jasmaniahnya, memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya-karya Allah serta, melalui karya-karya tersebut, tentang Allah sendiri. Suatu pandangan tentang-Nya akan menentukan kebahagiaan masa-depannya. Untuk memperoleh pengetahuan inilah ruh manusia diturunkan ke alam air dan lempung (tanah) ini. Baca entri selengkapnya »