Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

Posts Tagged ‘akhirat

Konsep Kehidupan Akhirat

with 2 comments

Kehidupan akhirat sudah cukup sering disinggung pada artikel-artikel sebelumnya. Dan artikel ini hanyalah penegasan agar seseorang memiliki perbandingan logika yang kuat dan benar dalam memahami suatu “bentuk” atau “versi” kehidupan lain yang abadi tersebut, yakni kehidupan akhirat.

Kehidupan akhirat adalah kehidupan yang nyata, seperti kehidupan kita di dunia ini, namun lebih sempurna. Ia merupakan versi kehidupan yang lebih stabil (baca: lebih baik) daripada kehidupan dunia. Namun demikian, keberadaan atau pengetahuan tentang kehidupan akhirat yang merupakan perkara yang masih “ghaib” (tersembunyi) telah menjadikan kebanyakan manusia ingkar (baca: tidak percaya) akan keberadaannya. Dengan kata lain, kebanyakan manusia tidak percaya bahwa kehidupan akhirat itu ada. Kebanyakan mereka menganggap bahwa kehidupan akhirat itu hanyalah sebuah dongeng, cerita fiksi, anekdot atau bahkan Hoax (kekonyolan).
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by Amir

6 Juni, 2010 at 21:08

Metodologi Kebenaran [3]: Analisa Kebenaran-Kebenaran Besar dalam Hidup

leave a comment »

Artikel ini merupakan INTI dari artikel Metodologi Kebenaran. Sebab itu, jika Anda tidak memahami kedua artikel sebelumnya (Metodologi Kebenaran [1] dan Metodologi Kebenaran [2]), maka –sepertinya– tak akan banyak gunanya Anda membaca artikel ini.

Ada beberapa kebenaran yang besar dalam hidup ini yang seringkali diragukan oleh kebanyakan manusia, yakni:

  1. Apakah Islam itu memang agama yang benar? Apakah landasan kebenarannya?
  2. Apakah Qur’an itu memang benar-benar Wahyu?
  3. Bagaimana tentang peristiwa Isra’ Mi’raj? Apa bisa dijelaskan lebih jauh?
  4. Apakah Kiamat itu benar-benar akan terjadi?
  5. Apakah Surga dan Neraka itu ada?

Bagaimanakah analisa kebenarannya?
Baca entri selengkapnya »

Bagaimana Menyadarkan Diri Kita Agar Mau Bertaubat?

with 6 comments

Mengingat pentingnya taubat. Maka pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan poin penting yang dapat mempengaruhi seseorang agar ia mau bertaubat.

Seseorang yang berbuat dosa bisa saja malas untuk melakukan taubat.
Apakah sebabnya dia malas untuk melakukan taubat?
Apakah karena dia sibuk tentang pekerjaannya, sekolahnya, kuliahnya? Atau ia masih sibuk karena harus mengerjakan dosa-dosa lain? Atau karena ia menganggap bahwa jumlah dosanya masih tanggung dan ingin bertaubat nanti sekalian kalau dosanya sudah sangat besar?
Atau mereka tidak ingin melakukan taubat karena belum membaca artikel ini? 🙂
Baca entri selengkapnya »

Written by Amir

15 Februari, 2010 at 17:22

Kronologi Terbentuknya Takdir

with 8 comments

Akhirnya, saya ditakdirkan untuk menulis artikel tentang takdir.

Jika Anda berfikir bahwa artikel ini menyangkut masalah kriminalitas, maka ketahuilah, sepertinya Anda benar!

Artikel ini akan membahas, terutama, tentang tindak kejahatan tingkat 1 yang dilakukan seseorang terhadap dirinya sendiri. Yakni, melalui prosedur hukum kehidupan yang jelas, tidak bertele-tele, dan tidak diragukan lagi keadilannya, yakni T A K D I R .
Baca entri selengkapnya »

KATA PENGANTAR

Ketahuilah, bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main atau sembarangan. Ia diciptakan dengan sebaik-baiknya dan demi suatu tujuan agung. Meskipun bukan merupakan bagian Yang Kekal, ia hidup selamanya; meski jasadnya rapuh dan membumi, ruhnya mulia dan bersifat ketuhanan. Ketika, dalam tempaan hidup zuhud, ia tersucikan dari nafsu jasmaniah, ia mencapai tingkat tertinggi; dan sebaliknya, dari menjadi budak nafsu angkara, ia memiliki sifat-sifat malaikat. Dengan mencapai tingkat ini, ia temukan surganya di dalam perenungan tentang Keindahan Abadi, dan tak lagi pada kenikmatan-kenikmatan badani. Kimia ruhaniah yang menghasilkan perubahan ini dalam dirinya, seperti kimia yang mengubah logam rendah menjadi emas, tak bisa dengan mudah ditemukan. Untuk menjelaskan kimia dan metode operasinya itulah maka pengarang menyusun karya yang diberi judul Kimia Kebahagiaan ini.
Baca entri selengkapnya »

BAB 1: PENGETAHUAN TENTANG DIRI

Pengetahuan tentang diri adalah kunci pengetahuan tentang Tuhan, sesuai dengan Hadits: “Dia yang mengetahui dirinya sendiri, akan mengetahui Tuhan,” dan sebagaimana yang tertulis di dalam al-Qur’an: “Akan Kami tunjukkan ayat-ayat Kami di dunia ini dan di dalam diri mereka, agar kebenaran tampak bagi mereka.” Nah, tidak ada yang lebih dekat kepada anda kecuali diri anda sendiri. Jika anda tidak mengetahui diri anda sendiri, bagaimana anda bisa mengetahui segala sesuatu yang lain. Jika anda berkata” “Saya mengetahui diri saya”- yang berarti bentuk luar anda; badan, muka dan anggota-anggota badan lainnya – pengetahuan seperti itu tidak akan pernah bisa menjadi kunci pengetahuan tentang Tuhan. Demikian pula halnya jika pengetahuan anda hanyalah sekedar bahwa kalau lapar anda makan, dan kalau marah anda menyerang seseorang; akankah anda dapatkan kemajuan-kemajuan lebih lanjut di dalam lintasan ini, mengingat bahwa dalam hal ini hewanlah kawan anda?
Baca entri selengkapnya »

BAB 2: PENGETAHUAN TENTANG TUHAN

Sebuah hadits Nabi (SAW) yang terkenal berbunyi “Dia yang mengenal dirinya, mengenal Allah.” Artinya, dengan merenungkan wujud dan sifat-sifatnya, manusia sampai pada sebagian pengetahuan tentang Tuhan. Tetapi karena banyak orang yang merenungkan dirinya tidak juga menemui Tuhan, berarti bahwa tentulah ada cara-cara tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Kenyataannya, ada dua metode untuk bisa sampai pada pengetahuan ini. Salah satu di antaranya sedemikian musykil sehingga tidak bisa dicerna dengan kecerdasan biasa dan karenanya lebih baik tidak dijelaskan.
Baca entri selengkapnya »

BAB 3: PENGETAHUAN TENTANG DUNIA

Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yang disinggahi oleh para musafir di tengah perjalannya ke tempat lain. Di sinilah mereka membekali diri dengan berbagai perbekalan untuk perjalanan itu. Jelasnya, di sini manusia dengan menggunakan indera-indera jasmaniahnya, memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya-karya Allah serta, melalui karya-karya tersebut, tentang Allah sendiri. Suatu pandangan tentang-Nya akan menentukan kebahagiaan masa-depannya. Untuk memperoleh pengetahuan inilah ruh manusia diturunkan ke alam air dan lempung (tanah) ini. Baca entri selengkapnya »

BAB 4: PENGETAHUAN TENTANG AKHIRAT

Berkenaan dengan nikmat surgawi dan siksaan-siksaan neraka yang akan mengikuti kehidupan ini, semua orang yang percaya pada al-Qur’an dan Sunnah sudah cukup mengetahuinya. Tapi ada suatu hal yang sering terlewatkan oleh mereka, yaitu bahwa ada juga suatu surga ruhaniah dan neraka ruhaniah. Mengenai surga ruhaniah, Allah berfirman kepada NabiNya, “Mata tidak melihat, tidak pula telinga mendengarnya, tak pernah pula terlintas dalam hati manusia apa-apa yang disiapkan bagi orang-orang yang takwa.” Baca entri selengkapnya »

BAB 5: TENTANG MUSIK DAN TARIAN SEBAGAI PEMBANTU KEHIDUPAN KEAGAMAAN

Hati manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa bagai sebuah batu api. Ia mengandung api tersembunyi yang terpijar oleh musik dan harmoni serta menawarkan kegairahan bagi orang lain, di samping dirinya. Harmoni-harmoni ini adalah gema dunia keindahan yang lebih tinggi, yang kita sebut dunia ruh. Ia mengingatkan manusia akan hubungannya dengan dunia tersebut, dan membangkitkan emosi yang sedemikian dalam dan asing dalam dirinya, sehingga ia sendiri tak berdaya untuk menerangkannya. Pengaruh musik dan tarian amat dalam, menyalakan cinta yang telah tidur di dalam hati – cinta yang bersifat keduniaan dan inderawi, ataupun yang bersifat ketuhanan dan ruhaniah.
Baca entri selengkapnya »