Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

Arsip untuk kategori ‘Realitas Islam

[Artikel Spesial]: Bagi Mereka yang Hobi Mencaci Muhammad dan Risalahnya

dengan 20 komentar


ARTIKEL INI KHUSUS BAGI MEREKA YANG HOBI MENCACI MUHAMMAD DAN RISALAHNYA

Beberapa waktu lalu, saya menjumpai berbagai macam tuduhan dan cemoohan terhadap Muhammad dan juga terhadap ajaran yang dibawanya, Islam. Hal tersebut terutama di beberapa situs web anti Islam yang mengkhususkan diri dalam kegiatan seperti itu.

Namun demikian, kualitas cacian mereka yang amatiran itu membuat saya ragu apakah mereka itu memang benar-benar mencaci atau cuman membual saja.

Hal ini terlihat dari kosa kata kotor mereka yang terbatas, pas-pasan, dan hanya muter-muter di topik yang itu-itu saja, basi.

Inilah mungkin juga yang menyebabkan mereka tidak masuk rekor MURI untuk kategori kreativitas dalam memberikan cacian. Cacian mereka tak bermutu, dan aktivitas mereka itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan katak yang bernyanyi dalam tempurung.

Artikel ini akan mengusut setuntas mungkin perihal tuduhan kosong yang paling sering mereka lontarkan selama ini.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Amir

26 Februari, 2010 pada 13:46

[PENJABARAN] Rumus Umum: “Bagaimana Mematahkan Tuduhan Palsu Terhadap Islam” [2-Habis]

tinggalkan komentar »

Ini adalah lanjutan dari artikel [PENJABARAN] Rumus Umum: “Bagaimana Mematahkan Tuduhan Palsu Terhadap Islam” [1].
Dan hanya akan memfokuskan tentang penjabaran dengan sub pertanyaan yang pertama, yakni:



1. Apakah dia (si pemberi tuduhan) buta huruf (tak mengenyam pendidikan formal sedikitpun) seperti Muhammad saw. yang ummi (buta huruf)?

Ketahuilah, bahwa inilah yang menjadi kunci utama dari rumus yang saya utarakan. Sebab itu, jika Si Pemberi Tuduhan tersebut telah terkualifikasi dengan pertanyaan no. 2 s/d no. 5, maka sepertinya ia tak akan lolos dari pertanyaan no. 1 ini. Pertanyaan ini terdengar seperti aib (kekurangan/kelemahan/cacat) yang terlalu dibesar-besarkan. Namun, mungkin Anda akan sangat terkejut dengan makna dibalik pertanyaan ini, yang merupakan penyempurna mukjizat beliau, Muhammad saw.

Lantas, apa maksud pertanyaan no. 1 ini?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Amir

20 Januari, 2010 pada 12:29

[PENJABARAN] Rumus Umum: “Bagaimana Mematahkan Tuduhan Palsu Terhadap Islam” [1]

tinggalkan komentar »

Setelah lama gak posting karena monitorku yang rusak. Alhamdulillah, akhirnya dah bisa posting lagi. Karena monitornya dah diperbaiki,…

Kemarin, saya mengutarakan tentang rumus umum Bagaimana Mematahkan Tuduhan Palsu Terhadap Islam. Namun, tidak ada penjelasan detil tentang sub-sub pertanyaan dari rumus tersebut. Atau bahkan di antara pembaca ada yang sangat penasaran dengan sub pertanyaan yang pertama, yakni Apakah dia buta huruf (tak mengenyam pendidikan formal sedikitpun) seperti Muhammad saw. yang ummi (buta huruf)? Padahal –setelah saya teliti lebih lanjut– justru inilah yang menjadi kunci utama dari rumus tersebut.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Amir

18 Januari, 2010 pada 14:45

Ditulis dalam Realitas Islam

Rumus Umum: “Bagaimana Mematahkan Tuduhan Palsu Terhadap Islam”

dengan 2 komentar

Akhir-akhir ini banyak beredar di internet tentang tuduhan-tuduhan palsu terhadap Islam. Dan seperti biasa, tuduhan-tuduhan itu seperti virus manis yang berusaha menghancurkan fundamental (dasar/pokok/inti) keimanan kita. Dan saya sebagai seorang muslim merasa tertarik untuk menganalisa pokok permasalahan tersebut sehingga pada akhirnya dapat dibentuk Rumus Umum untuk pemecahan masalah tersebut.

Pemenuhan terhadap persyaratan berikut ini menunjukkan bahwa tuduhan yang dilontarkan tersebut berada dalam level “SERIUS”, dan jika tidak terpenuhi, maka tuduhan tersebut berada dalam level “ISENG”.

Rumus Umum Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Amir

11 Januari, 2010 pada 14:25

Ditulis dalam Realitas Islam

Dikaitkatakan dengan , , , , , ,

Melihat Bentuk Persepsi Umat Kristen terhadap “Islam”

dengan 14 komentar

Artikel ini tidak dibuat untuk memojokkan golongan tertentu, ataupun menyanjung golongan tertentu secara berlebihan. Saya menulis artikel ini ibarat seorang wasit berkebangsaan Brazil yang sedang mengawasi pertandingan antara Brazil dan PSSI –walaupun hal itu tak pernah terjadi. Jadi, jelas pemenangnya ditentukan oleh jumlah goal gawangnya, bukan oleh negara asal kesebelasannya.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Amir

9 Januari, 2010 pada 10:58

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.