Aneka Resep Kehidupan

Nutrisi Kaya Hikmah untuk Kebutuhan Jiwa Anda

Hati yang Berkarat

leave a comment »


Sumber rangkuman: Zikir Cahaya Kehidupan (Ibnul Qayyim al-Jauziyah), Gema Insani [hal. 41]


Tidak diragukan lagi bahwa hati itu berkarat sebagaimana tembaga, perak, dan lainnya. Untuk menghindarinya adalah dengan berdzikir. Karena dzikir dapat membersihkan karat tersebut hingga seperti cermin yang bersih dan putih (cemerlang). Jika dibiarkan begitu saja, hati akan berkarat. Namun, jika diajak berdzikir, ia akan selamat dari keadaan tersebut.

Berkaratnya hati karena dua sebab, yakni karena lalai dan dosa. Selamatnya hati karena dua perkara juga, yakni dengan istighfar dan dzikir.

Barangsiapa yang sebagian besar waktunya dipenuhi dengan kelalaian, maka karat itu akan menumpuk dalam hatinya. Jadi, presentase karat itu digantungkan kepada banyak-tidaknya kelalaian yang dialami oleh seorang hamba. Jika hati sudah berkarat, informasi (tentang suatu kebenaran) yang ia terima tidak akan pernah jelas dan tepat seperti keadaan yang sebenarnya. Yang bathil (keburukan) akan tampak sebagai suatu kebenaran (kebaikan). Sedangkan kebenaran akan tampak sebagai suatu kebatilan (kebohongan).

Mengapa demikian?

Karena jika karat itu telah menumpuk, ia akan membuat hati seseorang menjadi gelap. Sehingga, tidak akan tampak jelas suatu kebenaran sebagaimana mestinya. Jika karat itu sudah bertumpuk dan menghitam serta berubah menjadi rona (pekat) dan noda, maka telah rusaklah daya tangkap dan instingnya. Yang hak (benar) tidak akan diterima, dan yang bathil (buruk) tidak akan ditolak. Inilah hukuman yang paling nista (hina) bagi hati.

Semua itu disebabkan kelalaian dan mengikuti hawa nafsu. Karena, dua hal tersebut pada hakikatnya mematikan cahaya hati dan membutakannya. Allah berfirman,

Janganlah (engkau) mengikuti orang-orang yang lalai hatinya dari mengingat-Ku serta mengikuti hawa nafsunya, dan adalah keadaannya itu melewati batas. (QS. Al-Kahfi: 28)

About these ads

Written by Amir

22 April, 2010 at 11:07

Ditulis dalam Ibadah

Tagged with , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: